Minggu, 04 Desember 2011

TUGAS PERENCANAAN DAN PENGAGARAN DAERAH PEMBANGUNAN PELABUAN DAN JALAN KABNUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT


TUGAS
 PERENCANAAN DAN PENGAGARAN DAERAH
PEMBANGUNAN PELABUAN DAN JALAN KABNUPATEN KETAPANG KALIMANTAN BARAT


Disusun Oleh
Nama                    : Firmansyah
No Mhs                 : 08521994
Prodi                     : Ilmu Pemerintahan



SEKOLAH TINGGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA “APMD”
YOGYAKARTA
2010
A.    Latar Belakang
Pertumbuhan pembangunan Ketapang sangat mengembirakan di berbagai sektor, seperti bidang pendidikan, sudah ada Poltek. Namun, masalah infrastruktur memang terdapat beberapa kendala jalan termasuk jalan provinsi. Kemudian pelabuhan Kendawangan yang melayani kapal-kapal barang dan sebagainya, masih terkendala status pembebasan tanah. Hal itu terungkap saat kunjungan dua hari kerja Wagub ke Kabupaten Ketapang, Sabtu-Minggu (10-11/1).
Ini keterbatasa dana ini merupakan habantan utama saat ini, padahal jalan dan pelabuhan merupakan saran pokok perkembangan ekonomi kabupaten ketapang, dan kenyaman masyarakat untuk melakukan aktifitasnya. Maka dari ini diperlukan langkah-langkah khusus yang harus dilakukan oleh pemeritah daerah ketapang, dan pemerintah dipandang perlu untuk meninjau dan mengadakan pengagaran kemabali untuk menyelesaikan pembangunan tersebut.
Christiandy (wakub kalbar) mengakui kondisi keuangan APBD terbatas, sehngga terjadi kendala dalam pembangunan infrastruktur transportasi dan pembangunan lainnya. Dengan keterbatasan ini maka pemda dan pemerintah provinsi harus mencari cara lain, untuk menyelesaiakan pembangunan jalan dan pelabuahan. Proyek tersebut menelan dana tak kurang dari Rp 78 miliar dari APBD murni, di luar alokasi dana pusat. Untuk jalan akses menuju pelabuhan di Desa Sungai Awan, Kecamatan Muara Pawan itu, APBD 2009 mengalokasikan Rp 2 miliar, ditambah Rp 1 miliar tahun ini, dam 6,1 miliar untuk perawatan jalan yang rusak ringan. Belum lagi pembuatan jalan baru yang menghubungkan kota ketapang dengan kecamant-kematannya berada jauh dari posat kota ketapang. Dengan membangun jalan diharapakan bisa memudahkan kordinasi pemeritah daerah dengan pemerintah di kecamatan dan desa. Dan sudah pasti jika jalan bagus otomatis bisa mendukung kelancaran ekonomi masyarakat dan daerah.
Dengan kondisi keungan yang kurang maka pembangun yang sudah berjalan maka harus terhenti sementara. Kekurangan dana dalam pembangunan ini suguh diluar dugaan pasalnya keuangan tersedot untuk mencukupkan dana pendidikan target 20 persen, itu pun hanya mampu mencapai 13 persen lebih. Sehingga anggaran di PU tersedot.


                                                                                    
B.     Pembahasan
Untuk medukung pemabangunan dan memperalancar pemabanguna, maka pemerinatah harus segra tanggap terhadap permaslahan tersebut, maka dari itu pemrintah daerah memandang perlu untuk meninjau kembali pembanguna yang sedang berjalan dan terhenti. Dari permaslahan yang didapat terhintinya pemabangunan jalan dan pelabuhan dikabupaten ketapang ini terkendala di permaslahan dana, permasalahan ini harus segera dicarikan solusinya.
Dengan melihat perkembangan pembangunan dikabupaten ketapang sedikit mendapat kendala maka pemerintah daerah kabupaten ketapang dipandang perlu untuk mengabil tindakan untuk penyelesaian bangunan tersebut.
Mengingat pemabangunan jalan dan pelabuahan merupakan sarana pokok yang penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dan perekonomian daerah, untuk kemajuan daerah kabupaten ketapang itu sendiri.
Menimbang jika pemabanguna ini selesai maka akan membawa manfaat yang sangat besar bagi pertumbuhan perekonomian dikabupaten ketapang dan kenyaman bagi masyarakat.
Maka dari ini pemerintah daerah memutuskan untuk menambah anggaran pemabangunan jalan dan pelabuahan kabupaten ketapang, dengan jumlah kekurangan tersebut. penambahan anggaran itu akan diabilakan dari dana APBD kabupaten dan APBD Provinsi, kekurangan dana pembanguna tersebut sejumlah 20% atau sebesar 28 miliar. Dengan ditambanya dana diharpakan pemabanguna jalan dan pelabuahan dikabupaten ketapang bisa selesai dengan waktu yang sudah ditentukan.
C.     Kesimpulan
Untuk pembangunan inprastruktur sudah pasti membutuhkan dana atau uang, maka pemerintah, dalam hal ini pemerintah daerah harus tebuka terhadap pembangunan ini dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, dan jika perlu bisa berkerjasama dengan pihak swasta. Dan dalam hal ini pembangunan kabupaten ketapang terlihat kurang matang dalam merencanakan pembangunan di daerahnya. Disini kelihatan pemerintah daerah sedikit terledor dan kurang propisional dalam mengaji dan menghitung anggaran pembangunan.
Harapan kedepanya pemerintah daerah kabupaten ketapang bisa menyelesaikan pembangunan jalan dan pelabuahan ini dengan cepat agar bisa digunakan dan dimanfaatkan masyarakat setempat. dan kedepanya pemerintah daerah jika ingin membangun harus benar-benar dipertimbangkan dengan matang, agar tidak terhenti ditengah jalan.
Dalam pembangunan masyarakat akan selalu mendudukung pemerintah jika pemabanguna itu berpihak dan menguntungkan masyarakat pada umunya. Semoga pembangunan yang bermaslah dan terhienti karean kurangnya dana dan sebagainya tidak terulang lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar